Penulis : Daniel Wesly Rudolf
Selasa, 01 Mei 2012 12:41 WIB
JAKARTA--MICOM: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) semakin mantap melakukan ekspansi ke luar negeri. Bank berkode emiten BJBR itu akan segera membuka cabang di Malaysia, lalu disusul Hong Kong, dan negara-negara Timur Tengah.
"Kami sedang proses. Kami bekerja sama dengan lokal remitance dan bank lokal. Kami sedang menunggu perizinan dengan polisi di sana," ujar Direktur Konsumer dan International BJBR Jony di Jakarta, Selasa (1/5).
Dia mengaku bahwa perseroan rencana ekspansi ke mancanegara sejak awal tahun ini. Bank yang merupakan BUMD (badan usaha milik daerah) ini sudah menjajaki sejumlah negara sebagai tujuan pembukaan cabang BJBR.
"Kita akan membuka cabang di Malaysi, Hong Kong, dan negara-negara Timur," terang Jony,
Jony mengaku akan membangun kantor cabang di 2-3 lokasi tiap negara. Sifatnya akan dilakukan dengan kerja sama atau remittance dengan bank asing.
"Nilai investasinya sendiri tidak terlalu besar sebab BJBR hanya menempatkan infrastruktur IT di sana. Gak besar kok hanya IT saja," jelas Jony.
Kerja sama ini, menurut Jony, akan meningkatkan fee based income BJBR, Sebelumnya BJBR sudah bekerja sama dengan western union untuk biaya pengiriman transfer ke luar negeri dengan imbal hasil sebesar Rp2 miliar per bulan atau Rp24 miliar per tahun. Jadi secara otomatis pembangunan remitance ini akan meningkatkan fee based incomenya.
Pangsa pasar ketiga negara itu menjadi sasaran Jony karena banyaknya TKI. Dan untuk di arab sebagian akan digunakan untuk naik haji dan tidak hanya seperti itu saja. "Peluangnya besar."
Tidak hanya itu, BJB juga akan membuka sejumlah distribution channel yang akan menelan sekitar 260.000 tenaga kerja baru. Rencananya BJB akan membuka sekitar distribution atlet jadi ada penambahan sekitar 400.000 pekerja menjadi 660.000 pekerja.
Penambahan ini sesuai dengan pembangunan 1.112 distribution network dengan total cabang pembantu sebanyak 96, outley cash 85, payment points sebanyak 23, mobile cash sebanyak 4, cabang utama sebanyak lima unit, ATM sebanyak 472 unit dan waoreng BJB sebanyak 429 unit.
Direktur Utama BJBR Bien Subintoro mengatakan rencana ekspansi ke luar negeri terhadang sejumlah aturan sulit dari sejumlah bank sentral. Namun, sebenarnya potensinya besar.
"Untuk tahap awal kamu akan mulai dari bisnis remitansi [pengiriman uang]," ujarnya.
Terlebih, lanjut Bien, perseroan telah memiliki aset cukup untuk merealisasikan rencana tersebut. Sesuai laporan keuangan kuartal I-2012, aset BJBR mencapai Rp63,68 triliun atau tumbuh 36,45% dibanding periode yaang sama tahum sebelumnya sebesar Rp46,66 triliun. Sementara kredit tumbuh sebesar 20,6% menjadi Rp27,819 triliun, dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 69,4% menjadi Rp32,25 triliun. Laba bersih tumbuh 4% menjadi Rp260 miliar. (WR/OL-12)
Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/01/316715/21/2/Bank-BJB-Buka-Cabang-di-Malaysia

0 komentar:
Posting Komentar